- Back to Home »
- KAMU TAHU ? »
- Kiamat, Mukjizat Al Quran dan Sains
Posted by :
IRWAN
2 Des 2013
Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa benda-benda di jagad raya ini, pada mulanya satu, lalu tercerai-beraikan setelah terjadinya ledakan besar yang mengakibatkan keterpisahan antara satu benda dengan benda lainnya. Sehingga membentuk gugusan benda-benda langit yang terdiri dari galaksi, bintang, planet, satelit dan lain sebagainya.
Namun tentunya keseluruhan benda langit ini tidak mungkin akan
terus ada tanpa ada batasnya. Bahkan secara pasti, dapat ditegaskan
bahwa seluruh apa yang ada di alam semesta ini akan berakhir.
Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian yang dimaksudkan
untuk mengetahui akhir alam raya ini. Dalam melakukan penelitian
tersebut, mereka menggunakan hitungan energi yang mendorong alam raya
ini agar secara terus-menerus mengalami penambahan.
Penggunaan energi ini dimaksudkan untuk menciptakan pemuaian alam
secara terus-menerus dengan batasan. Ia tidak boleh melampaui kuantitas
penambahan energi yang telah ditentukan, yang dapat mengakibatkan alam
raya ini meledak.
Penelitan yang mereka lakukan, menghasilkan dugaan bahwa suatu saat energi yang terdapat di alam raya ini akan melampaui batas keseimbangannya yang menyebabkan kehancurannya. Sebagaimana dulu, benda-benda yang ada di alam raya ini terbentuk setelah terjadinya ledakan besar, maka benda-benda ini juga akan hancur setelah terjadinya ledakan besar yang diakibatkan kekuatan energi yang melampaui batas kemampuannya.
Al-Qur'an telah menggambarkan akhir alam semesta ini yang menyerupai awal pembentukannya, sebagaimana yang terdapat pada surah Al-Anbiya ayat 104. Allah SWT berfirman:
"(yaitu) pada hari Kami gulung langit seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya."
Pengungkapan dengan menggunakan kata ‘Kami gulung langit’, adalah
cara pengungkapan yang sangat teliti sekali yang dimaksudkan untuk
menggambarkan penyusutan alam semesta ini, karena energi yang terdapat
di dalamnya telah melebihi batasan yang telah ditentukan.
Al-Qur'an di bagian lain ayatnya, mengungkapkan penciptaan kembali
alam semesta setalah ia melewati batas energi yang ditentukan. Allah SWT
dalam surah Ibrahim ayat 48 berfirman:
"(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit."
(Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Al-Qur'an dan Sunnah/DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal)
sumber : www.jurnalhajiumrah.com