MIRACLE OF QUR'AN : PEGUNUNGAN, TERLIHAT DIAM, NAMUN BERGERAK LAYAKNYA AWAN



Dalam sebuah ayat, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak.

"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88)

Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi.

Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh Wegener dalam sebuah tulisan yang terbit tahun 1915, sekitar 500 juta tahun lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.


Sekitar 180 juta tahun lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang berbeda. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.

Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di Bumi.

Pergerakan kerak Bumi ini diketemukan setelah penelitian geologi yang dilakukan di awal abad ke-20. Para ilmuwan menjelaskan peristiwa ini sebagaimana berikut:
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Ada hal sangat penting yang perlu dikemukakan di sini: dalam ayat tersebut Allah telah menyebut tentang gerakan gunung sebagaimana mengapungnya perjalanan awan. (Kini, Ilmuwan modern juga menggunakan istilah "continental drift" atau "gerakan mengapung dari benua" untuk gerakan ini. (National Geographic Society, Powers of Nature, Washington D.C., 1978, s.12-13)

Tidak dipertanyakan lagi, adalah salah satu kejaiban Al Qur’an bahwa fakta ilmiah ini, yang baru-baru saja ditemukan oleh para ilmuwan, telah dinyatakan dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu.

Source : Hamba ALLAH

MIRACLE OF QUR'AN : KEGELAPAN DAN GELOMBANG DI DASAR LAUTAN


Pengukuran yang dilakukan dengan teknologi masa kini berhasil mengungkapkan bahwa antara 3 hingga 30% sinar matahari dipantulkan oleh permukaan laut. Jadi, hampir semua tujuh warna yang menyusun spektrum sinar matahari diserap satu demi satu ketika menembus permukaan lautan hingga kedalaman 200 meter, kecuali sinar biru (lihat gambar di samping). Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak dijumpai sinar apa pun. (lihat gambar atas).

"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun." (Al Qur'an, 24:40)

Keadaan umum tentang lautan yang dalam dijelaskan dalam buku berjudul Oceans:
Kegelapan dalam lautan dan samudra yang dalam dijumpai pada kedalaman 200 meter atau lebih. Pada kedalaman ini, hampir tidak dijumpai cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter, tidak terdapat cahaya sama sekali. (Elder, Danny; and John Pernetta, 1991, Oceans, London, Mitchell Beazley Publishers, s. 27)

Kini, kita telah mengetahui tentang keadaan umum lautan tersebut, ciri-ciri makhluk hidup yang ada di dalamnya, kadar garamnya, serta jumlah air, luas permukaan dan kedalamannya. Kapal selam dan perangkat khusus yang dikembangkan menggunakan teknologi modern, memungkinkan para ilmuwan untuk mendapatkan informasi ini.

Manusia tak mampu menyelam pada kedalaman di bawah 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tak mampu bertahan hidup di bagian samudra yang dalam nan gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Karena alasan inilah, para ilmuwan hanya baru-baru ini saja mampu menemukan informasi sangat rinci tersebut tentang kelautan. Namun, pernyataan "gelap gulita di lautan yang dalam" digunakan dalam surat An Nur 1400 tahun lalu. Ini sudah pasti salah satu keajaiban Al Qur’an, sebab infomasi ini dinyatakan di saat belum ada perangkat yang memungkinkan manusia untuk menyelam di kedalaman samudra.


Selain itu, pernyataan di ayat ke-40 surat An Nuur "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan…" mengarahkan perhatian kita pada satu keajaiban Al Qur’an yang lain.

Para ilmuwan baru-baru ini menemukan keberadaan gelombang di dasar lautan, yang "terjadi pada pertemuan antara lapisan-lapisan air laut yang memiliki kerapatan atau massa jenis yang berbeda." Gelombang yang dinamakan gelombang internal ini meliputi wilayah perairan di kedalaman lautan dan samudra dikarenakan pada kedalaman ini air laut memiliki massa jenis lebih tinggi dibanding lapisan air di atasnya. Gelombang internal memiliki sifat seperti gelombang permukaan. Gelombang ini dapat pecah, persis sebagaimana gelombang permukaan. Gelombang internal tidak dapat dilihat oleh mata manusia, tapi keberadaannya dapat dikenali dengan mempelajari suhu atau perubahan kadar garam di tempat-tempat tertentu. (Gross, M. Grant; 1993, Oceanography, a View of Earth, 6. edition, Englewood Cliffs, Prentice-Hall Inc., s. 205)

Pernyataan-pernyataan dalam Al Qur'an benar-benar bersesuaian dengan penjelasan di atas. Tanpa adanya penelitian, seseorang hanya mampu melihat gelombang di permukaan laut. Mustahil seseorang mampu mengamati keberadaan gelombang internal di dasar laut. Akan tetapi, dalam surat An Nuur, Allah mengarahkan perhatian kita pada jenis gelombang yang terdapat di kedalaman samudra. Sungguh, fakta yang baru saja diketemukan para ilmuwan ini memperlihatkan sekali lagi bahwa Al Qur'an adalah kalam Allah.

Source : Hamba ALLAH

MIRACLE OF QUR'AN : BESI, SAAT AL QURAN BICARA


Besi saat Al Quran Bicara

Besi adalah salah satu logam berat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Dalam Alquran surat Al Hadiid ayat 25 menjelaskan bahwa Allah menurunkan besi yang memiliki kekuatan hebat dan memiliki banyak manfaat bagi manusia.

“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dap

at melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan (anzalnaa) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.”

Dalam ayat ini, kata “anzalnaa” memiliki arti “kami turunkan” digunakan untuk menunjuk besi. Apabila diartikan secara kiasan kata “anzalnaa” menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia.

Apabila mengartikan kata itu secara harfiah, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit”, maka diperoleh arti bahwa besi diturunkan dari langit. Beberapa ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran ayat itu. Partikel besi tidak berasal dari bumi melainkan berasal dari benda-benda luar angkasa.

Paling tidak, terdapat sembilan ayat dalam Alquran yang membahas dan menjelaskan tentang besi. Salah satunya, “Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).” (QS An-Nahl: ayat 81)

Source

MIRACLE OF QUR'AN : ASAL MUASAL HUJAN MENURUT ALQURAN

(Perhatikan ayat dibawah ini dengan seksama dan fokuslah pada kata yang berwarna)

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, 
bahtera yang berlayar dilaut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi itu sesudah mati (kering)nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi : sungguh (terdapat tanda tanda keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan"

(QS AL BAQARAH : 164)

 yupz kawan mimin  sekalian, setelah saya baca kalimat terakhir yg berbunyi "sungguh (terdapat tanda tanda keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan", langsung terbesit dalam hati, "adakah sesuatu yang tersembunyi dari ayat ini?"
mari kita kupas one by one


1. "BAHTERA yang berlayar diLAUT membawa apa yang berguna bagi manusia"adapun kita memahaminya sebagai "sebuah kapal laut yang mengangkut berbagai kebutuhan yang berguna bagi manusia"
namun bagaimana jika yang dimaksud sebagai berikut ;
   "BAHTERA" merupakan tranportasi extra besar > "berlayar diLAUT" berarti mengarungi laut dapat juga dipahami bahwa bahtera ini berasal dari laut.
  
2. "dan apa yang Allah turunkan dari LANGIT berupa AIR"
    sebenarnya kita semua pasti sepakat bahwa yang dimaksud ayat ini adalah hujan, namun ada yang janggal??mengapa potongan ayat ini digabungkan dengan potongan ayat yang sebelumnya (1), dan apa hubungannya bahtera dengan hujan??

3.  "dan pengisaran ANGIN dan AWAN yang dikendalikan antara LANGIT dan BUMI "
    nah itu dia AWAN yang dipengisaran(dibawa) ANGIN .... pelengkap kedua nomor(1 & 2) yang telah kita baca bersama, menyatakan jelas bahwa ayat ini emnerangkan proses hujan, dengan sedikit perumpamaan di awal ayat yakn "bahtera yang berlayar dilautan dan membawa apa yang berguna bagi manusia

 Bahtera yang berlayar diLAUT merupakan AWAN yang berasal dari laut dan mengarungi laut hingga sampai kedaratan dengan bantuan ANGIN, "membawa apa yang berguna bagi manusia" yang dimaksud adalah komposisi awan yakni uap air yang nantinya terkondensasi menjadi air, "dan apa yang Allah turunkan dari LANGIT berupa AIR". "Dan AWAN yang dikendalikan antara LANGIT dan BUMI" yupz itu penjelas bahwa yang dimaksudkan dari tadi itu AWAN.
  Maha Besar ALLAH yang Maha Tahu, sampai mencantumkan "sungguh (terdapat tanda tanda keesaan dan kebesaran Allah) BAGI KAUM YANG MEMIKIRKAN" pada ayat tersebut,setelah kita tadaburi bersama, dapat kita simpulkan ayat tersebut menerangkan proses terjadinya hujan, dari mana awan berasal sampai menjadi hujan, tak ada rekayasa dalam ayat ini, mana tahu manusia 14 abad yang lalu (secara sekarang 14xx H) mengerti dari mana hujan berasal. tapi ALLAH menjelaskanya, tapi manusia sering kali mendustakanya (bukanya seudzon hanya mendramartisir).

Ayat yang menyebutkan Hujan itu dari Laut asal muasalnya,
"maka terangkanlah AIR yang kamu minum. Kamukah yang menurunkan?. Kalau kami kehendaki niscaya kami jadikan dia ASIN maka mengapakah kamu tidak bersyukur?"
(QS AL WAQIAH: 68-70)

tertera kata ASIN, yang mana Laut dimana air yang turun karena hujan yang awanya berasal dari situ(laut), loh kan air hujan bukan hanya dari laut tapi juga bisa dari sungai danau EHEM... air hujan atau awan itu +/- 97% berasal dari penguapan laut, lagi pula tempat turunya surah ini(AL BAQARAH) di madinah, jazirah arab yang jarang ada sumber air. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 14 abad  yang lalu. ALLAH yang maha esa sungguh tiada ILAH selain ALLAH, dan AL QURAN benar adanya dan menunjukan kebenaran.

Ayat tentang tahap pembentukan hujan
"Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira." (QS Ar-Ruum: 48)

Tahap Ke-1: "Dialah Allah Yang mengirimkan angin..."
Gelembung-gelembung udara yang jumlahnya tak terhitung yang dibentuk dengan pembuihan di lautan, pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air tersembur menuju langit. Partikel-partikel ini, yang kaya akan garam, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfer. Partikel-partikel ini, yang disebut aerosol, membentuk awan dengan mengumpulkan uap air di sekelilingnya, yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut "perangkap air".

Tahap Ke-2:
 "...lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena air hujan dalam hal ini sangat kecil (dengan diamter antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang di langit. Jadi, langit ditutupi dengan awan-awan.

Tahap Ke-3:
 "...lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya..."
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel -partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi, air hujan ini, yang menjadi lebih berat daripada udara, bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.

Dalam sebuah ayat, informasi tentang proses pembentukan hujan es dijelaskan:
"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan- gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS An-Nuur: 43)

Para ilmuwan yang mempelajari jenis-jenis awan mendapatkan temuan yang mengejutkan berkenaan dengan proses pembentukan awan hujan. Terbentuknya awan hujan yang mengambil bentuk tertentu, terjadi melalui sistem dan tahapan tertentu pula. Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus, sejenis awan hujan, adalah sebagai berikut:

Tahap-1, Pergerakan awan oleh angin: Awan-awan dibawa, dengan kata lain, ditiup oleh angin.

Tahap-2, Pembentukan awan yang lebih besar: Kemudian awan-awan kecil (awan kumulus) yang digerakkan angin, saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.

Tahap-3, Pembentukan awan yang bertumpang tindih: Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar, gerakan udara vertikal ke atas terjadi di dalamnya meningkat. Gerakan udara vertikal ini lebih kuat di bagian tengah dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyebabkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertikal, sehingga menyebabkan awan saling bertindih-tindih. 

Membesarnya awan secara vertikal ini menyebabkan gumpalan besar awan tersebut mencapai wilayah-wilayah atmosfer yang bersuhu lebih dingin, di mana butiran-butiran air dan es mulai terbentuk dan tumbuh semakin membesar. Ketika butiran air dan es ini telah menjadi berat sehingga tak lagi mampu ditopang oleh hembusan angin vertikal, mereka mulai lepas dari awan dan jatuh ke bawah sebagai hujan air, hujan es, dan sebagainya. (Anthes, Richard A.; John J. Cahir; Alistair B. Fraser; and Hans A. Panofsky, 1981, The Atmosphere, s. 269; Millers, Albert; and Jack C. Thompson, 1975, Elements of Meteorology, s. 141-142)


Kita harus ingat bahwa para ahli meteorologi hanya baru-baru ini saja mengetahui proses pembentukan awan hujan ini secara rinci, beserta bentuk dan fungsinya, dengan menggunakan peralatan mutakhir seperti pesawat terbang, satelit, komputer, dan lainnya. Sungguh jelas bahwa Allah telah memberitahu kita suatu informasi yang tak mungkin dapat diketahui 1.400 tahun yang lalu.
Maha besar Allah atas segala firmaNYA

mohon maaf bila ada kesalahan, karena yang Maha benar hanya Allah, dan manusia tak lekang dari kesalahan
Wallahu A'lam Bishawab


5 Keajaiban Mata, Berotot Paling Aktif dan Punya Kekuatan Penyembuh

Sebagai salah satu indra yang paling penting bagi makhluk hidup, kesehatan mata tentu harus diperhatikan. Tak cuma sekadar membuat Anda bisa melihat, mata juga memiliki fungsi lainnya yang tak kalah menakjubkan.


1. Punya kekuatan penyembuh



Mata memiliki kekuatan penyembuh yang luar biasa. Indra penglihatan ini juga mampu sepenuhnya memperbaiki diri dalam waktu 48 jam setelah mengalami iritasi tertentu. Selain itu, mata juga memiliki lapisan pelindung di bagian iris dan pupil.

Beberapa masalah mata yang dapat pulih dengan sendirinya ini kecuali abrasi yang mendalam, yang dapat menyebabkan infeksi kornea, erosi, atau jaringan parut. Pada dasarnya, mata biasanya dapat sembuh sendiri dalam waktu singkat tanpa banyak bantuan dari luar.



2. Otot paling aktif


Jika jantung dikenal sebagai otot terkuat dalam tubuh, maka mata memiliki predikat sebagai otot teraktif. Bagaimana tidak, otot-otot luar mata terus bergerak ketika Anda melihat sekeliling atau berfokus pada benda dalam jarak manapun. Terlebih saat kepala bergerak, maka mata akan selalu reposisi.

Satu jam membaca buku, mata melakukan hampir 10.000 gerakan koordinasi. Oleh sebab itu, saat sedang aktif menggunakan mata, misalnya sedang membaca atau bekerja di depan layar komputer, Anda dianjurkan untuk sesekali merilekskan mata.



3. Berlensa lebih cepat dari kamera


Mirip seperti lensa kamera, mata juga harus menyesuaikan untuk fokus sesuai jarak Anda. Hebatnya, penyesuaian ini terjadi dalam sepersekian detik, sementara lensa kamera cenderung fokus dalam waktu yang lebih lama. Mata juga memiliki rentang dinamis yang lebar, sehingga mampu menyesuaikan diri dengan cahaya melalui buka-tutup pupil.



4. Rahasia di balik kedipan mata


Anda berkedip hingga 15.000 kali setiap hari. Kelopak mata sangat cepat, ia mampu berkedip dalam satu-sepertiga detik. Serupa seperti wiper yang membersihkan kaca depan mobil, berkedip juga berfungsi untuk membersihkan permukaan mata dari partikel-partikel kecil debu atau kotoran yang masuk. Dilakukan dengan singkat, berkedip merupakan cara membersihkan yang sangat cepat dan efisien.

Tak cuma itu, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences, kita tidak berkedip secara acak. Berkedip tampaknya terjadi pada saat-saat yang bisa diprediksi diatur oleh otak. Misalnya saja seperti di akhir kalimat saat kita membaca atau selama jeda dalam pidato.



5. Saling bekerja sama


Jika salah satu mata Anda memiliki masalah yang mengganggu proses penglihatan, maka mata lainnya otomatis akan 'bekerja' lebih keras untuk membuat penglihatan Anda tetap baik.
Singkatnya, setiap mata memiliki kemampuan lebih untuk mem-back up bagian mata lainnya. Inilah yang membuat kedua mata menjadi efisien. Bahkan jika salah satu mata Anda memiliki gangguan seperti glaukoma, bagian lainnya akan bekerja keras untuk 'menebusnya'

sumber : apa kabar dunia

SUBHANALLAH Inilah bukti kebenaran AGAMA ISLAM

SUBHANALLAH Inilah bukti kebenaran AGAMA ISLAM
Bismillah ... Injil Asli yang Menggemparkan Dunia Itu, 12 Tahun Dirahasiakan, Menjelaskan Nabi Isa Tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad SAW, Mengguncang Vatikan dan Kristen di Seluruh Dunia!!
Belum lama ini, pemerintah Turki mengumumkan tentang penemuan Kitab Injil Asli Barnabas, salah satu murid pertama Yesus (Isa Almasih).
Hal yang tentu saja mengejutkan banyak pihak, termasuk kubu Vatikan itu sendiri.Sebagaimana diberitakan oleh DailyMail, basijpress dan NationalTurk, bahwa Injil Barnabas asli tersebut ditemukan pada tahun 2000 lalu di Turki, namun ditutupi oleh pemerintah Turki selama lebih dari 12 tahun, dan baru sekarang di beberkan ke publik.Lembaran-lembaran kulit hewan itu ditulis dengan huruf Syriac dengan dialek bahasa Aram, bahasa yang sama seperti bahasa yang umum dipakai pada masa Yesus Isa Almasih.
Pemerintah Turki menyakini bahwa kitab kulit hewan tersebut adalah Injil Barnabas orisinal.Hal yang menarik dari Kitab Injil Barnabas Asli asal Turki tersebut menyatakan bahwa YESUS TIDAK PERNAH DI SALIB, dan terdapatnya ayat-ayat yang menyatakan bahwa Islam adalah agama yang benar serta pengakuan tentang kehadiran Nabi Akhir Jaman, Muhammmad SAW.
Pengakuan itu terdapat pada bab 41 dari Kitab Barnabas yang ditemukan di Turki tersebut. Berikut ini terjemahannya :”Allah telah menyembunyikan diriNya sebagai Malaikat Agung Michael berlari mereka (Adam dan Hawa) dari surga, (dan) ketika Adam berbalik, ia melihat bahwa di atas pintu gerbang ke surga tertulis “La Ela ELA Allah, Mohamad Rasul Allah”Kitab yang masih menjadi perdebatan tersebut disebutkan kini disimpan di Justice Palace, Ankara, Turki dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap dan keamanan maksimum.
Pihak Iran lewat Basij Press menyatakan bahwa apa yang tertulis di kitab Barnabas asli tersebut adalah bukti tentang kebenaran Islam, yang walau begitu ditanggapi oleh sinis dari berbagai pihak.
Bahkan pihak Kristen lewat berbagai jamaatnya menyatakan bahwa Kitab Barnabas tersebut diragukan keotentikannya.
Namun walau begitu pihak Vatikan lebih arif dengan menyatakan telah mengajukan permohonan resmi ke pemerintah Turki untuk membaca dan menganalisa keaslian kitab kontroversial itu.
Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh Dunia.Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Islam
Insya ALLAH kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah
TOLONG JANGAN DI ABAIKAN..!!


sumber : ust yusuf mansyur


Nenek Penjaga Rel Itu Umroh Gratis

 
 
 Lebih dari separuh hidupnya diabdikan untuk menjaga secara sukarela perlintasan rel kereta tanpa palang pintu.
Dream - Nenek Katum (80), lebih dari separuh hidupnya diabdikan untuk menjaga secara sukarela perlintasan rel kereta tanpa palang pintu. Lokasi perlintasan tanpa palang pintu itu berada di di Kampung Kemang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Banten.
"Nggak pernah saya minta uang dari orang," kata si Nenek di kediamannya Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang. Di rumah berlantaikan tanah dan berdinding kayu triplek, nenek Katum tinggal seorang diri. Lokasinya hanya berjarak 4 meter dari rel.
Bahkan tempat tidurnya pun masih dari kayu, atau yang biasa disebut amben (bahasa jawa Serang). Minggu 7 Desember 2014 pagi merupakan hari besar bagi si nenek. Karena, nenek Katum berangkat melaksanakan ibadah umroh selama 10 hari.
Nenek Katum bisa melaksanakan umroh karena dapat bantuan dari Dinas Sosial (dinsos) Provinsi Banten. Bahkan si nenek sudah pernah bertemu dengan Rano Karno, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Banten saat menerima bingkisan umroh di Pendopo Gubernur Banten.
Dan Dinas sosial (dinsos) Banten bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan tempat tidur yang lebih layak. "Kalau kita berbuat baik mah pasti ada aja rejeki nya," kata Katum. "Doakeun nyak nenek, sing lancar, sing salameut (doain ya nenekn semoga lancar, semoga selamat)," kata nenek sebelum berangkat. (Ism)

Sumber : dream.co.id

Michael: Ketahuilah ! Kebenaran Itu Hanya Ditemukan Dalam Islam

michael_sapiro
Michael David Shapiro adalah seorang Yahudi Rusia. Dulu, ia tidak terlalu yakin dengan adanya Tuhan. Cita-citanya menjadi seorang bintang penyayi rock, tapi sekarang ia bekerja sebagai sekretaris dan tinggal di sebuah apartemen.
Pencarian jati dirinya dimulai ketika ia berusia 19 tahun. Suatu malam, berniat ke dapur dan bertemu dengan rekannya seorang kulit hitam. Ia bertanya pada rekannya itu,”Bolehkah saya menyimpan vodka di kulkas malam ini?”. Tak diduga, pertemuan itulah yang mengubah hidup Michael secara drastis.
Teman kulit hitam yang dijumpainya di dapur adalah seorang Muslim dan dia adalah Muslim pertama yang pernah Michael jumpai. Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, Michael mengajak lelaki kulit hitam itu berbincang-bincang tentang agama Islam. Tentang semua hal yang pernah Michael dengar seperti salat lima waktu, jihad dan sosok Nabi Muhammad saw.
Kemudian, teman mereka bernama Wade, seorang Kristiani bergabung dalam perbincangan itu. Jadilah mereka bertiga malam itu berdialog dengan Yahudi, Kristiani dan Muslim. “Ternyata kami menemukan banyak perbedaan dan banyak persamaan antara ketiga agama itu,” kata Michael.
Setelah perbincangan itu, minat Michael yang selama ini hanya berkutat pada sex, narkoba dan pesta-pesta jadi berubah total. Ia mulai berminat untuk mencari kebenaran, mencari Tuhan, mencari bagaimana cara menjadi pengikutNya.
Ketika itu, kata Michael, ia memulai dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana pada dirinya sendiri seperti ‘berapa sebenarnya jumlah Tuhan?’. Michael berpikir bahwa jumlah Tuhan pasti cuma satu. Tuhan akan lebih kuat jika cuma satu. Karena jika Tuhan dua, kalau ada salah satunya yang berbeda pendapat maka akan terjadi pertentangan dan pertikaian. “Maka saya berpikir bahwa Tuhan itu satu,” kata Michael.
Ia juga memikirkan tentang eksistensi Tuhan dan menganalisa keyakinan atheist dan keyakinan theist-theist lainnya. Saya teringat akan kata bijak “Setiap disain pasti ada disainernya”. Bertolak dari kata bijak itu, mata saya terbuka bahwa Tuhan itu ada. “Saya tidak bisa menjelaskannya mengapa, saya hanya bisa merasakannya,” ujar Michael.
Hal-hal baru yang ditemukannya, membuat Michael berpikir bahwa ia harus bertanggungjawab untuk mematuhi Sang Pencipta dan itu artinya ia harus memeluk satu agama. Pertanyaan lain pun menyusul, ‘darimana ia akan memulai? karena secara harfiah jumlah agama bisa ribuan dan ia perlu memperkecil jumlah itu. Langkah pertama yang Michael lakukan adalah mengelompokan agama-agama monoteis dan itu sejalan dengan keyakinannya bahwa Tuhan itu satu. Ia mencoret Budha dan Hindu dari daftarnya dan melingkari tiga agama monoteis yaitu Islam, Kristen dan Yudaisme.
Karena ia seorang Yahudi. Michael mulai mempelajari Yudaisme terlebih dulu, mulai dari konsep Tuhan, nabi-nabi, 10 larangan Tuhan, Taurat dan tentang ‘roh keyahudian’, satu hal yang menarik perhatian dan membuat Michael ragu. Ia berpikir, ide tentang ‘roh keyahudian’ tidak universal karena ‘jika seseorang dilahirkan sebagai Yahudi, maka orang itu punya jiwa Yahudi dan harus menjadi pengikut Yudaisme. Bagi Michael, ide semacam itu diskriminatif. Ia berpendapat bahwa semua manusia diciptakan sama. “Mengapa seseorang yang dilahirkan dalam agama tertentu harus tetap memeluk agama itu meski jika seseorang itu menemukan bahwa keyakinan yang dianutnya salah?” itulah pertanyaan yang muncul di benak Michael dan ia tidak sejalan dengan konsep tersebut.
Hal lainnya yang membuat Michael ragu dengan Yudaisme, tidak ada konsep yang jelas tentang neraka dalam Yudaisme. Jika konsep itu tidak ada, kenapa seseorang harus berbuat baik atau melakukan dosa? “Jika saya tidak takut akan hukuman yang berat, jadi kenapa saya harus bermoral,” pikir Michael.
Michael akhirnya meninggalkan Yudaisme dan beralih belajar kekristenan. Agama ini juga membuat Michael mundur karena konsep trinitas dalam kristen yaitu bapak, putera dan roh kudus. Ia berpendapat, bagaimana bisa Kristen mengklaik percaya hanya pada satu Tuhan, jika menganut konsep trinitas.
Michael juga menganggap sejarah Yesus dalam Kristen aneh dan tak masuk akal. Dalam doktrin Kristen, Yesus adalah anak Tuhan yang harus dibunuh untuk menyelamatkan manusia dari “dosa asal” yang dilakukan Nabi Adam. Dalam Kristen, Yesus mati untuk menebus dosa-dosa manusia.
Doktrin itu membuat Michael berpikir bahwa dalam agama Kristen seluruh umat manusia itu dilahirkan sebagai pendosa, yang melakukan perbuatan yang salah. Itu artinya, seorang bayi yang baru dilahirkan sudah berdosa karena melakukan hal-hal yang salah. “Doktrin yang aneh. Karena dosa satu orang, maka semua manusia harus menderita. Pesan moral apa yang disampaikan oleh doktrin semacam itu? Pemikiran seperti ini tidak masuk logika saya,” ujar Michael.
Michael lalu mempelajari Islam. Ia menemukan bahwa Islam berarti patuh dan berserah diri. Prinsip dalam Islam adalah Tuhan yang Esa, salat lima waktu sebagai wujud ketaatan pada Tuhan, menunaikan zakat, puasa di bulan Ramadhan dan pergi haji jika mampu secara finansial. Konsep yang buat Michael tidak terlalu sulit untuk dipahami.
Apa yang Michael pelajari tentang Islam tidak ada yang bertentangan dengan logikanya, termasuk kitab suci al-Quran dengan keajaiban-keajaiban yang mengagumkan dan ajaran-ajaran yang tak lekang oleh waktu. Michael menemukan fakta-fakta ilmiah yang sudah dijelaskan dalam kitab suci al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu.
Dari sekian banyak hal yang Michael pelajari tentang Islam lewat buku-buku dan riset. Satu hal yang paling membuatnya tertarik adalah kata “Islam” yang dijadikan nama agama Islam disebut beberapa kali dalam al-Quran.
“Dari studi-studi yang sudah saya lakukan sebelumnya, saya tidak menemukan satu kalipun kata ‘Yudaisme’ ditemukan dalam Kitab Perjanjian Lama atau kata ‘Kekristenan’ dalam Kitab Perjanjian Baru. Saya heran mengapa saya tidak menemukan dua kata itu dalam dua kitab tersebut!” tukas Michael.
Ia lalu berpikir lebih dalam menemukan jawabannya. Kata Judaism bisa dipisah menjadi “Juda-ism”. Begitu juga dengan Christianity bisa dipenggal menjadi “Chris-ianity”. Siapakah Juda? Juda adalah salah satu pemimpin suku Yahudi. Jadi nama agama Judaisme diambil dari nama orang. Hal yang sama buat Kekristenan yang diambil dari kata Christ nama untuk Yesus.
Michael akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa Christianity dan Judaism tidak disebut-sebut dalam kitab suci karena kedua nama itu datangnya dari manusia dan bukan dari Tuhan. Sedangkan Islam adalah nama agama yang datangnya dari Tuhan.
“Oleh sebab itu ajaran Kristen dan Yudaisme tidak kredibel. Setidaknya dari perspektif saya, kedua ajaran tersebut tidak murni, tidak logis dan tidak lengkap,” kata Michael.
Ia melanjutkan,”Islam adalah satu-satunya nama agama yang disebut-sebut dalam al-Quran. Ini punya arti yang besar buat saya.”
“Saya sadar, bahwa saya harus mengikuti ajaran Islam. Kemudian saya memilih menjadi seorang Muslim. Saya telah menemukan kebenaran. Saya sudah keluar dari kegelapan dan menemukan cahaya … cahaya Islam,” tandas Michael.

- Copyright © AS-SALAM FT UMB - As-Salam FT - Powered by Blogger -